Pembalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mengukir tinta sejarah gemilang di kancah balap internasional. Berdasarkan keterangan yang dirilis oleh Redaksi, ia sukses menempati posisi kedua pada podium balapan utama Moto3 Malaysia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada hari Minggu. Capaian fantastis ini tentu menjadi momen membanggakan bagi dunia olahraga tanah air, khususnya dunia balap motor nasional. Dukungan dan doa masyarakat Indonesia mengiringi perjuangan sang atlet yang tampil gemilang di sirkuit kebanggaan negeri tetangga tersebut.
Berdasarkan catatan resmi dari MotoGP, Veda yang membela Honda Team Asia tersebut berhasil menyelesaikan balapan dengan catatan waktu yang impresif. Ia terpaut selisih waktu 3,734 detik dari pembalap asal tim CFMoto Gaviota Aspar Team, Maximo Quiles, yang keluar sebagai juara pertama di seri ini. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh pembalap dari Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, yang menyusul di belakang dengan selisih waktu 4,184 detik dari sang juara pertama.
Tambahan poin berharga dari Sirkuit Sepang ini membawa berkah tersendiri bagi perolehan angka sang pembalap muda di musim ini. Kesuksesan mengamankan peringkat kedua memberikan tambahan sebanyak 20 poin penting baginya. Tambahan tersebut secara otomatis mendongkrak posisi sang rider ke peringkat ketujuh dalam klasemen sementara Moto3 dengan total raihan 131 poin secara keseluruhan.
Sebelumnya, pembalap berbakat ini juga sempat mencatatkan sejarah membanggakan ketika meraih posisi pole position pada ajang Moto3 Australia 2026. Kendati demikian, balapan utama di seri Australia tersebut terpaksa harus dibatalkan akibat kondisi cuaca buruk yang melanda lintasan. Perjalanan kariernya terus menunjukkan grafik peningkatan yang sangat menjanjikan di setiap seri kejuaraan dunia balap motor internasional kelas ringan ini.
Prestasi finis di posisi kedua seri Malaysia ini sekaligus berhasil melampaui rekor pencapaian tertinggi Veda sebelumnya. Pada bulan Maret yang lalu, ia sempat mencuri perhatian dunia dengan naik podium di peringkat ketiga dalam balapan utama Moto3 Brasil 2026. Konsistensi untuk terus bersaing di barisan depan membuktikan kualitas dan mental bertanding yang kuat dari pembalap andalan Indonesia tersebut di panggung global.
Memulai jalannya balapan dari posisi start kedelapan, Veda langsung menunjukkan performa yang sangat kompetitif sejak awal perlombaan. Ia mampu melesat cepat dan melewati satu per satu lawan tangguh yang berada di barisan depannya. Aksi kepiawaiannya dalam mengendalikan kuda besi memukau para penonton yang menyaksikan jalannya persaingan ketat di lintasan balap Sepang.
Sejumlah nama pembalap hebat berhasil disusul oleh Veda sepanjang perlombaan yang berlangsung dalam durasi 15 lap tersebut. Para rider yang berhasil dilewatinya antara lain adalah Joel Kelso, Matteo Bertelle, Alvaro Carpe, David Almansa, Hakim Danish, hingga Brian Uriarte. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu langsung tampil sangat agresif begitu lampu hijau tanda start menyala terang.
Sejak detik pertama balapan dimulai, ia bertekad untuk langsung merangsek masuk ke barisan terdepan persaingan. Pertarungan sengit pun tidak terhindarkan ketika ia terlibat aksi saling salip yang menegangkan di rombongan kedua. Bersama Alvaro Carpe, David Almansa, dan pembalap tuan rumah Malaysia yaitu Hakim Danish, ia bertarung habis-habisan di lintasan.
Memasuki putaran-putaran akhir lomba, tensi persaingan memperebutkan posisi kedua semakin memuncak dan menguras tenaga. Quiles sudah berhasil memperlebar jarak aman di barisan depan, sementara Veda sempat mengalami sedikit penurunan posisi akibat tekanan dari Carpe dan Danish. Berkat ketenangan dan keahliannya, rider bernomor motor 9 tersebut sukses memanfaatkan celah krusial di lap terakhir untuk kembali merebut posisi kedua hingga akhirnya menyentuh garis finis.
#VedaEgaPratama #Moto3Malaysia #PembalapIndonesia
