PT Bangun Kosambi Sukses Tbk atau CBDK berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 2,56 triliun pada sembilan bulan pertama tahun 2026, yang menunjukkan pertumbuhan 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan laporan dari Detikcom Finance, pencapaian positif ini didorong oleh kuatnya kinerja penjualan kavling tanah komersial di kawasan CBD PIK2.
Peningkatan serah terima kavling tanah komersial di kawasan tersebut tercatat melonjak hingga 67% secara tahunan dan menyumbang sekitar 80% dari total pendapatan CBDK. Kontribusi besar ini mencerminkan peran strategis lini bisnis tersebut dalam memperkuat momentum pengembangan kawasan CBD PIK2 sebagai pusat bisnis berkelanjutan.
Perkembangan kawasan terpadu CBDK juga ditopang oleh keberhasilan proses serah terima produk komersial yang tersebar di beberapa area. Produk tersebut meliputi SOHO Manhattan, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, Rukan Asia Afrika, dan Rukan Little Siam di kawasan PIK2, Tangerang.
Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ikut melesat 39% menjadi Rp 1,82 triliun. Capaian ini memperlihatkan kemampuan perusahaan dalam mengonversi pengembangan kawasan menjadi pertumbuhan laba yang kuat untuk jangka panjang.
Dari sisi fundamental, perusahaan didukung basis aset yang mencapai Rp 22,4 triliun per 30 September 2026. Total ekuitas turut meningkat 12% menjadi Rp 13,7 triliun, sementara net cash tercatat sebesar Rp 3,4 triliun yang mencerminkan struktur permodalan yang solid.
Direktur CBDK, Steven Kusumo, menyampaikan apresiasi atas kinerja positif yang diraih perseroan di tengah dinamika industri yang belum sepenuhnya pulih. Keterangan tersebut disampaikan oleh Steven dalam keterangannya pada Minggu (1/11/2026).
Lebih lanjut, Steven menjelaskan bahwa perseroan memiliki land bank strategis seluas 691 hektare sebagai ruang pengembangan proyek bernilai tambah. Keberadaan Nusantara International Convention Exhibition (NICE) serta pembangunan Hotel Hilton PIK2 juga memperkuat ekosistem kawasan tersebut.
Hotel bintang lima setinggi 20 lantai dengan 271 kamar itu ditargetkan mulai beroperasi pada semester kedua 2027 untuk mengakomodasi kebutuhan kegiatan MICE. Lokasi strategis dekat Bandara Soekarno-Hatta dan pengembangan Tol Kataraja diyakini akan terus meningkatkan konektivitas serta aktivitas MICE nasional maupun internasional.
Sebagai penutup, CBDK terus berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik guna meningkatkan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan serta memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah.
#CBDK #PIK2 #Ekonomi
