ON AIR Terkini
Hukum

29 Orang Diciduk di Kampung Bahari, Sabu hingga Cartridge Etomidate Disita

Petugas gabungan menggerebek sarang narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara, dan mengamankan 29 orang beserta barang bukti narkotika serta senjata.

Redaksi Jakarta On AirEditor: Redaksi3 mnt bacaDiverifikasi redaksi
Foto: Detikcom - News (semua kanal)

Petugas gabungan melakukan penggerebekan di sebuah sarang narkoba yang berlokasi di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara. Operasi penegakan hukum ini dilaksanakan secara khusus guna memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut. Kegiatan penertiban ini menyita perhatian publik karena melibatkan banyak personel lintas instansi dalam skala besar. Seluruh rangkaian tindakan di lapangan dirancang untuk membersihkan kawasan dari pengaruh barang haram.

Penggerebekan tersebut dilaksanakan pada Minggu pagi, dimulai dengan kegiatan apel personel gabungan di wilayah Jakarta Utara. Operasi ini melibatkan unsur Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, serta Polres Metro Jakarta Utara. Selain kepolisian, Badan Narkotika Nasional dan sejumlah instansi terkait lainnya turut ambil bagian dalam aksi penertiban ini. Koordinasi lintas lembaga ini menunjukkan keseriusan aparat dalam mengatasi permasalahan peredaran narkoba yang meresahkan.

Dalam pelaksanaan penggerebekan itu, aparat kepolisian berhasil mengamankan sejumlah orang beserta berbagai barang bukti narkotika. Barang-barang terlarang yang ditemukan di lokasi meliputi sabu, ekstasi, ganja, dan pil Happy Five. Petugas juga menemukan barang bukti berupa cartridge yang mengandung zat etomidate di tempat kejadian. Penemuan beragam jenis barang bukti ini memperkuat dugaan adanya aktivitas peredaran narkotika yang masif.

Selain narkoba, aparat penegak hukum turut menyita senjata api, senjata tajam, serta berbagai peralatan yang diduga berkaitan dengan produksi barang haram. Berbagai peralatan penunjang seperti mesin dan timbangan juga turut diamankan dari lokasi penggerebekan. Pihak kepolisian langsung membawa seluruh pihak yang terjaring untuk menjalani pemeriksaan mendalam lebih lanjut. Pendalaman ini dilakukan untuk mengungkap jaringan luas di balik operasional sarang narkoba tersebut.

Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penyisiran untuk membersihkan kampung narkoba. Prioritas utama pembersihan kampung narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya difokuskan pada tiga tempat tertentu. Upaya terarah ini diharapkan mampu memutus mata rantai peredaran gelap narkotika secara efektif. Aparat bertekad terus menekan ruang gerak para pelaku kejahatan narkoba di wilayah perkotaan.

Sementara itu, Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso menyampaikan perkembangan terbaru mengenai jumlah pihak yang terjaring operasi. Update terakhir menunjukkan ada 29 orang yang berhasil diamankan oleh petugas di lokasi penggerebekan. Seluruh orang tersebut kini sedang menghadapi proses pemeriksaan intensif oleh penyidik. Keterlibatan masing-masing individu akan didalami untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Operasi pemberantasan ini merupakan bagian dari komitmen kuat Polri dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika. Sasaran utama perlindungan tersebut adalah generasi muda agar terhindar dari dampak buruk penyalahgunaan barang terlarang. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya terus memperkuat sinergi antarinstansi. Dukungan dari masyarakat juga menjadi wujud nyata dari pelayanan kepolisian di Jakarta.

Selama proses penggerebekan berlangsung, petugas sempat menghadapi perlawanan dari pihak-pihak tertentu di lokasi. Perlawanan tersebut diidentifikasi sebagai bentuk upaya pengalihan perhatian dari zona yang menjadi target utama operasi. Meskipun demikian, aparat memastikan fokus operasi tidak teralihkan oleh berbagai gangguan di lapangan. Langkah penegakan hukum tetap dilanjutkan secara profesional guna mencapai target pemberantasan narkotika.

#KampungBahari #PoldaMetroJaya #PemberantasanNarkoba

Setiap berita diverifikasi dan disunting redaksi sebelum tayang. Menemukan kesalahan? Kami mengoreksinya secara terbuka.

Laporkan koreksi